Ketika Perbatasan Hanya Ada di Peta - Pemuda Vietnam dan Thailand Menjalin Persahabatan dari Hati

Mi8nh Ly
Chia sẻ
(VOVWORLD) - Dalam gambaran hubungan antar-negara ASEAN, persahabatan tidak hanya dipupuk oleh kesepakatan-kesepakatan formal saja, tetapi juga terbentuk dari pemahaman, saling berbagi, dan kohesi antar masyarakat negara-negara anggota. Di dalamnya, generasi muda merupakan jembatan penghubung yang paling berkelanjutan, membawa aspirasi untuk terhubung dan semangat keterbukaan.
Ketika Perbatasan Hanya Ada di Peta - Pemuda Vietnam dan Thailand Menjalin Persahabatan dari Hati - ảnh 1Para hadirin upacara tersebut. Foto: Minh Ly

Dalam suasana gembira di awal tahun baru 2026, Kedutaan Besar Thailand di Hanoi menyelenggarakan Upacara penyampaian penghargaan kontes pembuatan video pendek “Beyond Borders (atau Melampaui Batas): Buku Catatan Foto tentang Persahabatan antara Thailand dan Vietnam.”. Kegiatan ini merupakan bagian dari program tahunan “Persahabatan Thailand-Vietnam” tahun 2025, yang selalu diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Thailand selama 14 tahun terakhir. Berbicara pada upacara tersebut, Urawadee Sriphiromya, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Kerajaan Thailand untuk Vietnam, mengatakan:

“Hal yang berharga adalah generasi muda kedua negara terus memelihara dan memupuk hubungan erat. Ini adalah hal yang selalu diinginkan Kedutaan Besar. Melalui kontes tersebut, kami dapat menyaksikan generasi muda dengan pola pikir independen, kemampuan menyampaikan dan berbagi cerita dari perspektif mereka sendiri. Hal ini tidak hanya berkontribusi pada penguatan pemahaman lintas batas negara saja, tetapi juga membantu meningkatkan pemahaman antar generasi.”

Ketika Perbatasan Hanya Ada di Peta - Pemuda Vietnam dan Thailand Menjalin Persahabatan dari Hati - ảnh 2Para mahasiswa memberikan presentasi tentang video mereka. Foto: Minh Ly

Pada tahun 2025, 18 mahasiswa Vietnam dari berbagai basis pendidikan di Kota Hanoi dan Provinsi Dien Bien telah berpartisipasi dalam serangkaian kegiatan pengalaman budaya di Bangkok, Ayutthaya, dan Nakhon Phanom – tempat-tempat yang kaya akan rekam jejak sejarah, budaya, dan hubungan persahabatan Vietnam-Thailand. Selain berwisata dan belajar tentang budaya, para mahasiswa Vietnam juga berinteraksi langsung dengan mahasiswa dan penduduk Thailand, tinggal bersama-sama, mengobrol, memasak, dan berbagi cerita sehari-hari.

-"Hal yang paling saya nikmati adalah mendapatkan banyak teman baru  dari negara lain, dan saya tetap menjalin hubungan dengan semuanya. Saya pikir bahwa persahabatan seperti itu tidak mudah ditemukan dalam kehidupan, jadi perasaan itu sangat berharga bagi saya."

-"Setelah perjalanan tersebut, saya belajar banyak tentang bahasa, dan kehidupan sehari-hari masyarakat Thailand, ritual dan sistem Kerajaan, serta arti penting Kerajaan Thailand dalam kehidupan sehari-hari."

Ketika Perbatasan Hanya Ada di Peta - Pemuda Vietnam dan Thailand Menjalin Persahabatan dari Hati - ảnh 3Dubes Thailand menyampaikan penghargaan kepada tim pemenang hadiah pertama. Foto: Minh Ly

Salah satu sorotan dari program “Persahabatan Thailand-Vietnam" 2025 adalah kontes pembuatan video dengan tema " Beyond Borders: Buku Catatan Foto tentang Persahabatan Thailand-Vietnam". Dengan HP, kelompok-kelompok mahaasiswa telah merekam pengalaman mereka dari perspektif masing-masing secara otentik, sederhana, namun emosional.

“Pesan terbesar yang ingin kami sampaikan tertampil dalam video. Saya percaya bahwa hubungan bilateral antara kedua negara akan terus berkembang lebih lanjut, berdasarkan konektivitas antara masyarakat kedua negara, kesamaan budaya, dan keindahan yang telah dipertahankan oleh masyarakat kedua negara.”

Persahabatan tidak hanya dipupuk di tingkat negara, tetapi juga dipelihara secara berkelanjutan melalui silaturahmi rakyat, terutama di kalangan generasi muda. Jika kaum muda saling belajar bahasa, memahami budaya satu sama lain, dan siap berdampingan di masa depan, maka perbatasan negara bukan lagi sekadar jarak, melainkan menjadi titik awal kohesi./.

Komentar