Paket wisata transit dan medis diluncurkan pada tanggal 16 Desember di Terminal 3 Bandara Internasional Ninoy Aquino, Filipina. Sumber: Kementerian Pariwisata Filipina |
Dengan lebih dari 7.000 pulau, Filipina menarik wisatawan dengan pantai-pantai indah kelas dunia serta pengalaman budaya dan sejarah yang kaya. Para pecinta alam akan menemukan Warisan-Warisan Dunia yang diakui UNESCO, keajaiban alam, dan satwa liar yang langka.
Selain itu, Pemerintah Filipina menerapkan berbagai kebijakan visa turis yang fleksibel untuk menjaring lebih banyak wisatawan mancanegara, dengan kondisi preferensial yang menarik. Budaya yang hangat dan ramah serta antusiasme masyarakat Filipina juga menjadi salah satu faktor yang menarik wisatawan untuk kembali berkunjung. Secara khusus, biaya hidup yang terjangkau membantu wisatawan menghindari tekanan finansial. Hanya 1.000 dolas AS per bulan sudah cukup untuk hidup nyaman di destinasi-destinasi surga seperti Cebu, Iloilo, Davao, Albay, Sorsogon, atau Dumaguete. Pham Ha – wartawan tetap Radio Suara Vietnam di Indonesia yang meliput kawasan ASEAN, menilai:
“Rencana Pengembangan Pariwisata Nasional Filipina periode 2023-2028 bertujuan tidak hanya untuk memperbaiki infrastruktur dan aksesibilitas pariwisata, tetapi juga mendigitalisasi pariwisata dan memperkuat konektivitas secara menyeluruh; serta meningkatkan kualitas pengalaman bagi wisatawan”.
Filipina terkenal dengan pantai-pantai yang indah. Foto:VOV |
Pada tahun 2025, Kementerian Pariwisata Filipina mengumumkan rencana promosi destinasi dengan fokus pada warisan dan budaya. Pemerintah telah menguraikan cara pendekatan strategis yang mengintegrasikan pariwisata warisan dan budaya dengan pengembangan infrastruktur modern. Lebih dari 700 km jalur wisata sedang dibangun di seluruh negeri. Privatisasi Bandara Bohol juga merupakan bagian dari upaya Filipina untuk memperkuat konektivitas dan memperluas kapasitas bandara. Wartawan Pham Ha menambahkan:
“Pemerintah Filipina juga memperkuat kapasitas masyarakat lokal melalui berbagai program pariwisata seperti Tantangan Juara Pariwisata (TCC), Program Pengalaman Filipina (PEP). Selain itu, negara ini menyediakan tur-tur wisata budaya yang memperkenalkan tradisi, kesenian, dan sejarah unik dari berbagai wilayah di negara ini. Pada tahun 2024, industri pariwisata menyumbang 3,86 triliun peso, setara dengan hampir 9% PDB Filipina, dan mendukung 6,75 juta lapangan kerja.”
Pulau Boracay merupakan destinasi wisata populer di Filipina. Foto: VOV |
Sektor pariwisata Filipina diproyeksikan akan mengalami “pemulihan yang kuat” pada tahun 2026, dengan jumlah wisatawan mancanegara yang berpotensi mencapai 6,3 juta orang. Perkiraan optimis ini didukung oleh perbaikan konektivitas dan perluasan rute penerbangan di pasar domestik, regional, dan internasional, implementasi e-visa untuk wisatawan Tiongkok, dan diversifikasi segmen wisatawan yang lebih besar.
Sebagai Ketua ASEAN pada tahun 2026, Filipina akan memainkan peran penting dalam memimpin kerja sama pariwisata regional. Filipina akan menjadi tuan rumah Forum Pariwisata ASEAN (ATF) di Cebu dan Konferensi Menteri Pariwisata ASEAN, yang dijadwalkan mengumumkan Rencana Aksi Strategis Pariwisata ASEAN yang baru. Ini akan menjadi kerangka kerja penting yang membimbing negara-negara anggota untuk berkoordinasi lebih erat dalam pengembangan, pengelolaan, dan promosi pariwisata di masa mendatang.