Kemenangan yang Membawa Sosok Zaman

Anh Huyen
Chia sẻ
(VOVWORLD) - Pada hari Selasa (7 Mei), Vietnam dengan khidmat memperingati HUT ke-70 Kemenangan Dien Bien Phu (7 Mei 1954 – 7 Mei 2024), satu kemenangan yang memasuki sejarah dunia. Kemenangan Dien Bien Phu tidak hanya menegaskan kekuatan persatuan dari bangsa Vietnam saja, tetapi juga merupakan titik cerah dalam sejarah pembebasan bangsa di dunia, merupakan sumber dorongan besar bagi bangsa-bangsa pecinta perdamaian. Kemenangan Dien Bien Phu mendorong gerakan pembebasan bangsa di seluruh dunia sehingga mencapai kemenangan sepenuhnya.

Kemenangan Dien Bien Phu telah disambut oleh bangsa-bangsa tertindas di dunia saat itu sebagai indikasi akan banyak perjuangan lainnya.

Kemenangan Maha Besar

Sejarawan Prancis, Alain Ruscio menegaskan bahwa Kemenangan Dien Bien Phu merupakan pukulan yang menentukan sehingga memaksa Prancis duduk di meja perundingan untuk menandatangani Perjanjian Jenewa, memberikan perdamaian bagi Vietnam. Itulah hasil dari kombinasi yang sukses antara kekuatan patriotisme dan aspirasi rakyat Vietnam akan perdamaian dengan kepemimpinan yang bijaksana dari Presiden Ho Chi Minh: 

“Dien Bien Phu merupakan momen penting dalam sejarah rakyat Vietnam. Kemenangan ini merupakan hasil dari satu perjuangan yang susah payah, dimulai dari kesendirian karena pada awal, para prajurit dari Jenderal Vo Nguyen Giap telah terisolasi. Setelah itu, perkembangan perang telah berubah dengan konsep “perang rakyat”. Ini bukan lagi perang dengan para serdadu profesional, tetapi dengan kesatuan hati, pengorbanan dan tekad dari seluruh bangsa”.

Kemenangan yang Membawa Sosok Zaman - ảnh 1Sejarawan Prancis, Alain Ruscio (kiri) (Foto: Anh Tuan / VOV di Prancis)

Menurut Profesor, Doktor Vong So Theara, Dekan Fakultas Sejarah Kamboja dan Asia Tenggara, Universitas Kerajaan Kamboja, Kemenangan Dien Bien Phu telah memaksa kolonialis Prancis duduk di meja perundingan. Kemenangan ini mempunyai makna yang sangat penting di tingkat internasional, memasuki sejarah umat manusia karena ini untuk pertama kalinya tentara satu negara yang pernah menjadi negara jajahan di Asia berhasil mengalahkan tentara yang modern dan mutakhir dari satu negara adi kuasa di Eropa. Kemenangan ini telah memaksa Prancis melakukan perundingan damai dan menarik pasukannya dari Indochina.    

Kekalahan Prancis dalam menghadpai Vietnam di medan perang Dien Bien Phu mempunyai makna yang sangat penting. Kemenangan ini dimisalkan sebagai hal yang memberikan bendera kemenangan, bendera kejuaraan untuk Vietnam serta rakyat negara-negara Indochina”.

Kemenangan yang Membawa Sosok Zaman - ảnh 2Profesor, Doktor Vong So Theara, Dekan Fakultas Sejarah Kamboja dan Asia Tenggara, Universitas Kerajaan Kamboja (Foto: VOV)

Kemenangan yang maha besar ini juga turut menyatukan tiga negara Vietnam-Laos-Kamboja, menciptakan kekuatan bersama, mendatangkan kemenangan-kemenangan untuk masing-masing negara. Profesor, Doktor Vong So Theara, menekakan: 

“Dalam perang bersama, kita bersama-sama menciptakan solidaritas. Ketika berhasil membentuk pasukan revolusioner untuk menentang pendudukan kolonialisme, tiga negara kita telah merebut banyak kemenangan, khususnya kekalahan Prancis di Dien Bien Phu telah membantu konferensi Jenewa mencapai hasil baik. Prancis secara resmi harus mengakui kemerdekaan ketiga negara Vietnam-Laos-Kamboja”.

Membawa Sosok Zaman

Kemenangan Dien Bien Phu tidak hanya mengakhiri kolonialisme di ketiga negara Indochina, tetapi juga membuka halaman baru dalam sejarah umat manusia. Dari kemenangan ini, semangat Dien Bien Phu dari rakyat Vietnam telah mendorong secara kuat semangat negara-negara jajahan lainnya untuk bangkit memperjuangkan kemerdekaan, sehingga mengakhiri rezim kolonialisme lama di dunia. Reda El Raify, Duta Besar Mesir untuk Vietnam masa bakti 2010-2014, menegaskan bahwa Kemenangan Dien Bien Phu merupakan salah satu pertempuran yang paling terkenal dalam sejarah. Kemenangan Dien Bien Phu telah memacu gerakan perjuangan pembebasan bangsa di seluruh Asia, Afrika, bahkan Amerika Latin. Diplomat Reda El Taify menegaskan: 

“Orang Vietnam berhak merasa bangga atas Kemenangan Dien Bien Phu. Bagi kami di kawasan Timur Tengah dan dunia Arab, kami tidak pernah melupakan peristiwa bersejarah ini, karena hampir semua pemimpi Afrika telah memperoleh pelajaran yang berharga dari Kemenangan Dien Bien Phu. Berkat itu, kami berhasil membuat strategi perjuangan pembebasan, memperketat kepungan dan menuju ke mengalahkan total kolonialisme Prancis dalam semua bentuk di Afrika”.

 
Kemenangan yang Membawa Sosok Zaman - ảnh 3Reda El Raify, Duta Besar Mesir untuk Vietnam masa bakti 2010-2014 (Foto: VOV)

Kemenangan bersejarah Dien Bien Phu merupakan kemenangan yang membawa sosok zaman, mempunyai makna sebar di seluruh dunia. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, satu bangsa tertindas telah berhasil mengalahkan invasi dari satu negara kuat, merebut kembali kemerdekaan bangsa, mendatangkan hak demokrasi sungguh-sungguh untuk rakyat. Itulah kemenangan yang maha besar dari rakyat Vietnam, sekaligus kemenangan bersama dari semua bangsa tertindas di dunia. 70 tahun setelah Kemenangan Dien Bien Phu, banyak akademisi dan peneliti sejarah di dunia menetapkan penilaian bahwa pesan dan pelajaran dari Kemenangan Dien Bien Phu (7 Mei 1954) masih utuh nilainya. Vietnam merupakan negara perintis, merupakan simbol yang cemerlang dalam gerakan perjuangan untuk membebaskan bangsa, membuka halaman sejarah baru untuk umat manusia.  

Komentar