Dukuh Xe Dang Mengalami Perubahan dengan Masuknya Jaringan Listrik

NAM TRANG – THU HANG
Chia sẻ
(VOVWORLD) - Sebagai salah satu dukuh yang paling miskin di Kecamatan Ea Kueh, Kabupaten Cu M’gar, Provinsi Dak Lak, kehidupan warga Dukuh Xe Dang berangsur-angsur berubah dengan adanya jaringan listrik nasional. Setiap pekarangan dan ladang menjadi lebih hijau dan indah, setiap rumah menjadi terang pada malam hari. Perekonomian setiap keluarga di dukuh pun  berkembang dari hari ke hari.
Dukuh Xe Dang Mengalami Perubahan dengan Masuknya Jaringan Listrik - ảnh 1Buruh perlistrikan sedang memasang lampu untuk satu kepala keluarga di Dukuh Xe Dang (Foto: VOV)  

Sekarang di Dukuh Xe Dang ada 130 keluarga atau total berjumlah 499 orang. Di antaranya lebih dari 90% jumlah penduduk adalah warga etnis minoritas. Ini dianggap sebagai dukuh yang termiskin di Kabupaten Cu M’gar. Sebelum 2018, dukuh ini tidak dialiri listrik untuk kepentingan hidup sehari-hari dan pengairan pertanian. Tidak ada listrik dan jalan, di samping kesulitan-kesulitan lain yang harus dihadapi yang membuat warga berpindah ke daerah lain.

Desember 2017 pemerataan listrik daerah telah mempercepat masuknya jaringan listrik nasional untuk melayani kebutuhan listrik sehari-hari dan produksi untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2018. Sejak itu, kehidupan warga sama sekali berubah.

Setelah dua tahun adanya jaringan listrik, kini perekonomian Keluarga Trieu Tien Duc di Dukuh Xe Dang menjadi lebih baik. Rumahnya menjadi lebih luas, kebun lada lebih hijau dan berbuah lebat. Menurut perhitungannya, dengan lebih dari 1.000 pohon lada dan 1,7 Haktare kopi milik keluarganya, ia harus mengairi 4-5 kali dalam setahun. Jika menggunakan generator listrik, maka setiap kali pemakaian akan menghabiskan 4 juta VND untuk membeli minyak dan menyewa puluhan pekerja. Setelah ada listrik dengan sistem penyiraman otomatis, maka biaya bisa ditekan. Dengan demikian, keluarganya bisa menabung. Kini ia berencana memperluas produksi, menambah 7 Ha perkebunan kopi dan lada untuk lebih mengembangkan ekonomi. Kehidupan sehari-hari pun menjadi lebih mudah dibanding sebelumnya.

“Dulu kami menggunakan energi tenaga surya, maka hanya bisa menonton televisi saja. Sekarang sudah ada listrik, kami bisa menggunakan kulkas, pesawat pompa air. Adanya listrik, maka kehidupan ekonomi menjadi lebih baik”.

Dukuh Xe Dang Mengalami Perubahan dengan Masuknya Jaringan Listrik - ảnh 2Dukuh Xe Dang mengalami perubahan dengan masuknya jaringan listrik (Foto: VOV)

Ekonomi berkembang, warga Dukuh Xe Dang menyemangati anak-cucunya pergi ke sekolah. Dengan adanya listrik, maka anak-anak juga menjadi lebih giat belajar. Ibu guru Nguyen Thi Tinh, Wali Kelas 4A1, SD Ly Tu Trong, mengatakan, sejak ada listrik semangat belajar anak-anak menjadi lebih baik, para guru bisa menggunakan komputer dan proyektor, menggunakan teknologi informasi untuk membuat pengajaran lebih menarik bagi para siswa.

Kepala Dukuh Trieu Duong The mengenang kembali 2018, saat pertama kalinya melihat cahaya listrik semua orang merasa sangat gembira. Itu menandai perubahan-perubahan yang jelas di daerah ini. Sekarang setiap keluarga melengkapi diri dengan alat-alat listrik dalam kehidupan sehari-hari. Semua haluan dan garis politik Partai juga menjadi lebih mudah datang ke warga. Trieu Duong The mengatakan:

“Sejak ada listrik, kehidupan menjadi lebih baik. Dua tahun lalu, hanya ada lampu di malam hari, tetapi sekarang ada televisi, kulkas, mesin cuci, dan sebagainya. Pada umumnya turut membantu warga mengembangkan ekonomi”.

Proyek pengaliran listrik Dukuh Xe Dang dan Dukuh Jarai, Kecamatan Ea Kueh berada dalam proyek pengaliran listrik pedesaan dari Jaringan Listrik Nasional (Tahap Pertama) untuk beberapa dukuh yang darurat akan kebutuhan listrik. Dinas Industri dan Perdagangan menjadi investor proyek ini.

Diaktifkannya proyek ini menjadi fondasi bagi warga untuk menstabilkan kehidupan, proaktif dalam mengusahakan arah pengembangan produksi, mengentaskan kemiskinan dan mencapai kesejahteraan. Proyek listrik di Dukuh Xe Dang pada dasarnya telah mendorong produksi pertanian, menciptakan pendorong bagi pengembangan ekonomi, serta meningkatkan kehidupan masyarakat setempat. 

Komentar