Thailand: para demonstran memulai “pertempuran terakhir” terhadap pemerintah

Chia sẻ
(VOVworld) - Kira-kira 4.500 demonstran telah meninggalkan tempat perkemahan utama di taman Lumbini, di kabupaten perdagangan di Ibukota Bangkok setelah Suthep Thaugsuban mengimbau orang berhimpun guna membentuk satu pemerintah sendiri.
(VOVworld) – Pada Jumat (9 Mei), para demonstran anti pemerintah yang dikepalai mantan Deputi Perdana Menteri (Deputi PM), Suthep Thaugsuban terus turun ke jalan untuk mengepung gedung berbagai televisi dan kantor polisi dalam operasi yang disebutkannya sebagai  “pertempuran terakhir” guna menggulingkan pemerintah sementara.          

Thailand: para demonstran memulai “pertempuran terakhir” terhadap pemerintah - ảnh 1
Demonstrasi di Thailand
(Foto: baophuyen.com.vn)


Kira-kira 4.500 demonstran telah meninggalkan tempat perkemahan utama di taman Lumbini, di kabupaten perdagangan di Ibukota Bangkok setelah Suthep Thaugsuban mengimbau orang berhimpun guna membentuk satu pemerintah sendiri. Dalam pidato sebelum mengepalai arus demonstran menuju ke Gedung Pemerintah, Suthep Thaugsuban menyatakan akan “merebut kembali kekuasaan dan membentuk satu pemerintah rakyat serta satu dewan legislaitif rakyat”.

Ratusan polisi digelarkan untuk mengawasi demonstrasi ini. Demonstrasi ini berlangsung hanya dua hari setelah Mahkamah Konstitusi Thailand membebaskan jabatan PM demisioner Yingluck Shinawatra dan 9 anggota kabinetnya dengan tuduhan menyalahgunakan  kekuasaan dan melanggar Undang-Undang Dasar./.

Komentar