PM Vietnam Nguyen Xuan Phuc: Membangun Pemerintah yang membina dan konstruktif; memperbaiki lingkungan investasi

Chia sẻ
(VOVWORLD) - Ketika memperjelas masalah-masalah yang bersangkutan dan menjawab interpelasi para anggota Majelis Nasional (MN) Vietnam, Perdana Menteri (PM) Vietnam, Nguyen Xuan Phuc, pada Jumat sore (08 November), telah menekankan bahwa tahun 2019 merupakan tahun kedua terus-menerus Vietnam mencapai dan jauh melampaui seluruh 12/12 jatah utama, di antaranya ada 5 jatah yang melampaui rencana yang telah ditetapkan. 

Hasil-hasil tersebut akan menjadi lebih tinggi kalau semua bersama-sama bertindak secara  gigih untuk mengatasi berbagai kesulitan dan problematik dari perekonomian.

PM Vietnam Nguyen Xuan Phuc: Membangun Pemerintah yang membina dan konstruktif; memperbaiki lingkungan investasi - ảnh 1 PM Nguyen Xuan Phuc menjawab interpelasi para anggota MN (Foto: vov.vn)

Tentang pengembangan secara berkelanjutan daerah dataran rendah sungai Mekong untuk beradaptasi dengan perubahan iklim, PM Nguyen Xuan Phuc memberitahukan bahwa Pemerintah sudah dan sedang berfokus membimbing dan bertekad akan cepat menyelesaikan jalan-jalan darat penting yang mengkonektivitaskan daerah-daerah di kawasan.

Menurut PM Nguyen Xuan Phuc, pada persidangan kali ini, para anggota MN telah menyatakan perhatian dan kecemasan atas tindakan-tindakan yang melanggar secara serius wilayah-wilayah laut milik Vietnam yang ditetapkan menurut hukum internasional di Laut Timur. PM Nguyen Xuan Phuc menunjukkan:

“Di bawah kepemimpinan Partai Komunis, semua dasar hukum, selama ini, Vietnam gigih  dan tekun membela keutuhan kedaulatan dan hak kedaulatan di laut. Pemerintah akan terus membimbing pasukan-pasukan fungsional  supaya menggelarkan pelaksanaan hukum dengan langkah yang sesuai, menjamin lingkungan perkembangan yang damai, tapi gigih tidak memberikan konsesi terhadap tindakan-tindakan yang melanggar kedaulatan, hak kedaulayan dan hak yurisdiksi Vietnam di Laut Timur. Bersamaan itu, Vietnam juga mengusahakan dukungan dan simpati dari sahabat-sahabat internasional serta negara-negara dan kekuatan-kekuatan pecinta perdamaian dan keadilan”.

Komentar