Doktor Ung Quoc Hung (Foto: VNA) |
Kongres Nasional XIV PKB bertujuan memperkokoh posisi nasional, meningkatkan strategi kemandirian serta mendorong integrasi internasional secara selektif.
Lamijo, Peneliti Asia Tenggara dari BRIN (Foto: VOV) |
Sementara itu, Lamijo, peneliti Asia Tenggara dari Badan Riset dan Inovasi Nasional Indonesia (BRIN) menegaskan bahwa Kongres Nasional XIV PKV tidak hanya mengarahkan politik domestik saja tetapi juga meningkatkan posisi Vietnam di kawasan Asia Tenggara dan dunia. Dia mengatakan:
"Saya berpendapat bahwa pasca Kongres XIV PKV, Vietnam kemungkinan akan memprioritaskan beberapa kebijakan strategis, terutama strategi mencapai target visi 2045. Dalam konteks strategi mencapai target visi 2045, Vietnam akan mempercepat transformasi ekonomi dari basis manufaktur berbiaya rendah menuju ekonomi bernilai tambah tinggi, melalui penguatan industri teknologi, ekonomi digital, inovasi, serta peningkatan kualitas pendidikan dan riset. Bahkan, Vietnam telah menargetkan pertumbuhan PDB rata-rata tahunan setidaknya 10 persen untuk periode 2026–2030, dengan pendapatan per kapita ditargetkan mencapai sekitar $8.500 pada 2030'.
Doktor Ruvislei Gonzalez Saez, peneliti senior dari Pusat Penelitian Kebijakan internasional dari Kuba (CIPI) berbagi bahwa Kongres Nasional XIV PKV akan menjadi titik balik dan landasan bagi jalan yang diupayakan Vietnam untuk menjadi negara tingkat menengah. Semua kebijakan penting yang dikeluarkan pada Kongres kali ini memainkan peranan penting bagi masa depan dan pelaksanaannya sangat diperlukan untuk mencapai target-target untuk tahun 2030 dan 2045.