Profesor, Doktor Ilmiah Nguyen Van Tam, Ketua Fakultas Ilmu Komputer, Data, dan Kecerdasan Buatan (AI) di Institut Politeknik Paris (IP Paris) (Foto: Dao Dung/VNA) |
Profesor, Doktor Ilmiah Nguyen Van Tam, Ketua Fakultas Ilmu Komputer, Data, dan Kecerdasan Buatan (AI) di Institut Politeknik Paris (IP Paris), menekankan bahwa sains teknologi, dengan AI sebagai fokus utama, memiliki peran inti dan menjadi fondasi bagi Vietnam untuk mendorong dan meningkatkan daya saing nasional, memperkuat kemandirian, dan secara bertahap menegaskan serta menetapkan posisinya di era baru. Profesor Nguyen Van Tam menegaskan bahwa Vietnam saat ini mempunyai peluang historis untuk menciptakan terobosan praktis yang berdasarkan pada ilmu pengetahuan - teknologi dan inovasi kreatif.
Mantan Wakil Penasihat Keamanan Nasional India, SD Pradhan (Foto: Quang Trung/VNA) |
Sementara itu, mantan Wakil Penasihat Keamanan Nasional India, SD Pradhan, menekankan bahwa Kongres Nasional XIV PKV menetapkan target untuk mengangkat sains teknologi menjadi kekuatan produksi utama, melalui peningkatan investasi dalam penelitian dan pengembangan (R&D), penguatan hubungan antara universitas, lembaga penelitian, dan pelaku usaha, sekaligus memprioritaskan teknologi strategis seperti: kecerdasan buatan (AI), semikonduktor, bioteknologi, dan energi terbarukan guna secara bertahap mengurangi ketergantungan pada teknologi impor. Seiring dengan itu, sektor ekonomi swasta ditetapkan sebagai penggerak penting bagi inovasi kreatif, sementara AI dan transformasi digital dianggap sebagai pendorong percepatan yang bersifat menyelusuri.