Kamala Harris: AS Dukung Vietnam yang Kuat, Mandiri, dan Sejahtera

Chia sẻ
(VOVWORLD) - Vietnam sangat mementingkan hubungan dengan Amerika Serikat (AS) dan ingin terus mengembangkan Kemitraan Komprehensif yang semakin substantif, efektif, berjangka panjang, dan stabil untuk perdamaian, stabilitas, kerja sama, dan pembangunan di kawasan, dan di dunia.

Demikian penegasan Perdana Menteri (PM) Pham Minh Chinh pada pertemuan dengan Wakil Presiden AS Kamala Harris yang sedang berkunjung di Vietnam, pada tanggal 25 Agustus siang di Kantor Pemerintah. Membahas langkah-langkah khusus untuk mempromosikan kerja sama bilateral, PM Pham Minh Chinh mengusulkan kedua pihak untuk terus memperkuat kerja sama dalam kerangka Perjanjian Perdagangan dan Investasi (TIFA), dan pada saat yang sama mempertimbangkan kemungkinan pembentukan kerangka kerja sama ekonomi- perdagangan yang harmonis dan berkelanjutan.

Kamala Harris: AS Dukung Vietnam yang Kuat, Mandiri, dan Sejahtera - ảnh 1Panorama penerimaan Wakil Presiden AS di kantor Pemerintah. Foto: baochinhphu.vn

PM menegaskan bahwa Pemerintah Vietnam selalu siap untuk menciptakan semua syarat yang kondusif bagi badan usaha AS untuk melakukan bisnis di Vietnam dan ingin AS menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi badan usaha Vietnam untuk berinvestasi di AS. PM juga mengusulkan agar pihak AS meningkatkan pemberian beasiswa bagi mahasiswa Vietnam; terus meningkatkan kerjasama di bidang ilmu pengetahuan- teknologi tinggi, dengan fokus pada ilmu kedokteran dan kesehatan, khususnya industri farmasi, bioteknologi pertanian, teknologi pasca panen, inovasi ruang angkasa dan kerjasama untuk kepentingan sipil.

PM Pham Minh Chinh berharap pihak AS akan terus bekerja sama dengan Vietnam dalam pencegahan penyakit dan terus memberikan bantuan vaksin COVID-19 dalam berbagai bentuk yang fleksibel. Sementara itu, Wakil Presiden AS Kamala Harris menegaskan kembali bahwa AS mendukung Vietnam yang kuat, mandiri, dan sejahtera serta, berkomitmen untuk terus mendorong hubungan yang semakin dalam, stabil, dan kokoh pada waktu mendatang. Berbagi pendapat dengan PM Pham Minh Chinh, Kamala Harris menegaskan bahwa AS akan terus memberikan dukungan substantif bagi Vietnam untuk secara efektif menanggapi pandemi COVID-19 dan risiko pandemi di masa depan; mengumumkan bahwa AS akan terus mendukung Vietnam dengan 1 juta dosis vaksin Pfizer dan akan mengirimkannya ke Vietnam dalam 24 jam ke depan. Wakil Presiden Kamala Harris menegaskan, Pemerintah AS akan terus memprioritaskan peningkatan kerja sama dengan Vietnam di bidang ekonomi-perdagangan, perubahan iklim, ilmu pengetahuan-teknologi, kerja sama ruang sipil, dan kesehatan. AS akan terus mendukung Vietnam di bidang penanggulangan akibat perang, memperkuat kerja sama Vietnam-AS dalam kegiatan penjagaan perdamaian PBB, dan meningkatkan kapasitas keamanan maritim serta meningkatkan keamanan maritim sebagai kerja sama pembangunan dengan Vietnam. Dalam pertemuan itu juga, kedua pemimpin membahas situasi internasional dan regional, menegaskan peran sentral Aosiasi Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dalam masalah Laut Timur, Mekong dan Myanmar, sambil menekankan prinsip menghormati hukum internasional dalam kerja sama dan penanganan masalah regional.

Komentar