Wiracarita hidup dari warga etnis minoritas Xo Dang T’dra

HAI HUYEN-THU HOA
Chia sẻ
(VOVWORLD) - Ketika bicara tentang wiracarita daerah Tay Nguyen, orang bisa segera berpikir tentang Khan dari warga etnis minoritas E De, Ot Ndrong dari warga etnis minoritas M’nong atau Ho Mon dari warga etnis minoritas Ba Na. Akan tetapi, warga etnis minoritas Xo Dang dari kelompok T’dra juga memiliki isi wiracarita sendiri. Wiracarita dari warga etnis minoritas Xo Dang ini ditemukan untuk pertama kalinya pada tahun 2001 dan menjadi salah satu di antara data-data penting untuk diredaksi  oleh Institut Ilmu Pengetahuan Sosial Viet Nam. Kemudian diterbitkan dengan judul: “Khazanah wiracarita daerah Tay Nguyen”. Artisan A Ar “waricarita hidup” dari warga etnis minoritas Xo Dang dari kelompok T’dra adalah orang yang menyimpan dan memberikan seluruh wiracarita etnis minoritas Xo Dang untuk buku yang bernilai ini. 
Wiracarita hidup dari warga etnis minoritas Xo Dang T’dra - ảnh 1 Ilustrasi (Foto: Viet Hoang)

Sesepuh A Ar di Dukuh Kon Gu 1, Kecamatan Ngoc Vang, Kabupaten Dac Ha, Provinsi Kontum pada tahun ini telah berusia lebih dari 80 tahun. Dia dengan suara lembat-lambat menyanyikan wiracarita Dam Duong. Warga dukuh berkumpul di sekitarnya dan dengan teliti mendengarkan setiap katanya. Saudara A Kay memberitahukan bahwa pada masa kanak-kanaknya  dia sangat terkesan dengan kisah-kisah tentang Dam Duong. “Ketika saya berusia 12 tahun, saya telah mendengarkan kisah yang diceritakan bapak A Ar, pada waktu itu kami sangat tertarik, sangat asyik. Bisa dikatakan bahwa di antara semua aktivitas kebudayaan tradisional pada waktu itu, hanyalah mendengarkan wiracarita adalah paling menarik”.

Wiracarita telah merusuk ke dalam hati artisan A Ar sejak masa kanak-kanak. Pada usianya 8 tahun,  dia telah mendapat pengajaran dan bimbingan untuk menyanyikan kisah-kisah tentang jejaka Dam Duong seperti misalnya Dam Duong menjelma menjadi harimau, Dam Duong memakai jubah orang tua, Dam Duong ditangkap menjadi budak, Dam Duong menyelamatkan gadis Bar Ma dan lain-lain. “Saya sangat menyukai kisah-kisah tentang jejaka Dam Duong sejak masa kanak-kanak. Pada permulaannya, saya mendengarkan kisah-kisah dari beberapa orang lansia, kemudian sata menghafalkanya, berlatih bercerita sendiri baik ketika masuk hutan maupun melakukan pekerjaan yang lain. Sampai ketika beberapa teman di dukuh meminta kepada saya supaya menyanyikannya untuk mereka. Kemudian, beberapa orang lansia juga datang untuk mendengarkan dan warga seluruh dukuh juga datang untuk mendengarkan saya mennyanyi. Yang paling menggembirakan saya ialah ketika menceritakan kisah tentang jejakaDam Duong”.

Warga etnis minoritas Xo Dang menyatakan bahwa bakat membawakan wiracarita adalah pemberian Tuhan, karena artisan A Ar tidak hanya mengisahkan dengan kata-kata saja telah juga  memanifestasikan karakter tokohnya dengan seluruh mimik dan pantomimik.

Para peneliti menyatakan bahwa orang yang dapat menyanyikan wiracarita seperti bapak A Ar harus memiliki faktor-faktor khusus baru bisa membawakan setiap karya wiracarita yang berdurasi 8 jam setiap kali. Profesor Muda, Doktor Vo Quang Trong, Direktur Museum Etnologi Viet Nam memberitahukan: “Saya menganggap bahwa faktor genetika adalah tidak bisa diingkari. Semua artisan yang berbakat, sebaigan besar berasal dari keluarga-keluarga yang mempunyai kemampuan itu. Artisan A Ar merupakan satu misal. Mayoritas mereka harus dibesarkan di tengah-tengah keluarga yang dirawat oleh ayah-ibu, kakek-nenek dan dapat mendengarkan wiracarita sejak baru lahir”.

Empat kisah tentang jejaka Dam Duong yang dinyanyikan oleh artisan A Ar dan para artisan Kabupaten Dac To dan Dac Ha, Provinsi Kon Tum telah menjadi empat karya yang khas dalam buku “Khazanah wiracarita daerah Tay Nguyen”, yang meliputi 75 karya wiracarita dari etnis-etnis minoritas Ba Na, Cham, E De, M’nong, Ra Glai dan Xo Dang. Buku dengan setebal 60.400 halaman ini diterbitkan oleh Institut Penelitian Kebudayaan Viet Nam dan Balai Penerbitan Ilmu Sosial pada tahap 2004-2007.

Komentar

REGI WEKING
Artikel yg bagus....