Thailand: PM demisioner Yingluck Shinawatra menolak tuduhan menyalah-gunakan kekuasaan

Chia sẻ
(VOVworld) – Pada Selasa (6 Mei), di Mahkamah Konstitusi Thailand, Perdana Menteri (PM) Thailand, Yingluck Shinawatra telah menolak tuduhan bahwa dia menyalah-gunakan kekuasaan dalam masalah pemindahan personil.
(VOVworld) – Pada Selasa (6 Mei), di Mahkamah Konstitusi Thailand, Perdana Menteri (PM) Thailand, Yingluck Shinawatra telah menolak tuduhan bahwa dia menyalah-gunakan kekuasaan dalam masalah pemindahan personil. Ketika membela diri di depan pengadilan, PM Yingluck Shinawatra menyatakan bahwa dia tidak melanggar Undang-Undang manapun dalam memindah Thawil Pliensri dari posisi sebagai jabatan Sekretaris Jenderal Dewan Keamanan Nasional pada tahun 2011. Dia menegaskan bahwa pemindahan ini adalah demi kepentingan nasional. Setelah mendengarkan PM Yingluck membela diri, Ketua Pengadilan, Hakim Chroon Intachan menyatakan bawha Mahkamah Konstitusi akan mengeluarkan vonis pada Rabu (7 Mei) tentang tuduhan tersebut terhadap PM Yingluck.

Thailand: PM demisioner Yingluck Shinawatra menolak tuduhan menyalah-gunakan kekuasaan - ảnh 1
PM demisioner Thailand, Yingluck Shinawatra
(Foto: cpv.org.vn)

Kalau Mahkamah mengeluarkan vonis terhadap PM Yingluck, maka PM demisioner ini dan seluruh kabinet demisioner harus akan mengundurkan diri. PM Yingluck juga sedang harus menghadapi banyak tuduhan lain, diantaranya ada tuduhan dari Komisi Pencegahan dan Pemberantasan Nasional yang bersangkutan dengan pelanggaran-pelanggaran dalam menggelarkan kebijakan pembelian beras dari Pemerintah./.

Komentar