PM Vietnam, Nguyen Xuan Phuc menerima pimpinan WEF, AIIB dan Grup Cisco

Chia sẻ
(VOVWORLD) - Sehubungan dengan kehadiran-nya pada Forum Ekonomi Dunia (WEF) tentang ASEAN-2017, pada Kamis sore (11 Mei) di Phnom Penh, ibukota Kamboja, Perdana Menteri (PM) Vietnam, Nguyen Xuan Phuc telah menerima Direktur Eksekutif WEF, Philipp Roesler, Presiden Bank Investasi Infrastruktur Asia (AIIB), Jin Liquan dan Direktur Global Grup Cisco (Amerika Serikat), Goh Seow Hiong.
PM Vietnam, Nguyen Xuan Phuc menerima pimpinan WEF, AIIB dan Grup Cisco - ảnh 1 PM Vietnam, Nguyen Xuan Phuc (kanan) menerima Direktur Eksekutif WEF, Philipp Roesler (Foto:vov)

Ketika menerima Direktur Eksekutif WEF, Philipp  Roesler, PM Nguyen Xuan Phuc dan Philipp Roesler sepakat memperkuat koordinasi dalam aktivitas-aktivitas WEF, mendorong penggelaran Permufakaan kerjasama yang telah ditandatangani pada Konferensi WEF Davos pada bulan Januari 2017. PM Nguyen Xuan Phuc memberikan apresiasi tinggi terhadap WEF yang telah memilih Vietnam untuk menyelenggarakan Konferensi WEF ASEAN-2018 dan meminta kepada dua pihak supaya berkoordinasi erat untuk mempersiapkan secara baik  Konferensi ini.

PM Vietnam, Nguyen Xuan Phuc menerima pimpinan WEF, AIIB dan Grup Cisco - ảnh 2PM Vietnam, Nguyen Xuan Phuc(kanan) menerima Presiden Bank Investasi Infrastruktur Asia (AIIB), Jin Liquan (Foto:vov)

Ketika menerima Presiden Bank Investasi Infrastruktur Asia (AIIB), Jin Liquan, PM Nguyen Xuan Phuc berharap supaya AIIB memperkuat kerjasama dengan Vietnam melakukan penelitian dan merekomendasikan proyek-proyek kerjasama  implementatif dan  saling menguntungkan.

PM Vietnam, Nguyen Xuan Phuc menerima pimpinan WEF, AIIB dan Grup Cisco - ảnh 3PM Vietnam, Nguyen Xuan Phuc (kanan)  menerima Direktur Global Grup Cisco (Amerika Serikat), Goh Seow Hiong. (Foto: vov)

Sedangkan ketika menerima Direktur Global Grup Cisco (Amerika Serikat), Goh Seow Hiong, PM Nguyen Xuan Phuc  meminta kepada Grup ini  supaya terus melakukan investasi di bidang infrastruktur teknologi informasi, pembangunan kota pintar dan pendidikan kejuruan.

Komentar