Pada pertemuan tersebut, PM Pham Minh Chinh menekankan bahwa sejarah pers revolusioner Vietnam selalu yang terkait dengan perjuangan bangsa, pertahanan, pembangunan dan pengembangan. Missi jurnalis penuh dengan makna, kebanggaan dan kemuliaan, tetapi juga sangat berat dan sulit.
|
PM Pham Minh Chinh menyampaikan hadiah kepada jurnalis Vietnam dan Kantor-kantor Pemberitaan pada pertemuan. Foto: VGP/ Nhat Bac
|
Sejarah perang perlawanan untuk kemerdekaan tanah air telah mencatat jejak kaki ribuan wartawan di medan perang dengan bekal semangat patriotisme, semangat revolusioner, kecerdikan dan keberanian prajurit di garis depan pers untuk memberikan informasi yang tepat waktu tentang perang, kebanggaan bangsa, harapan kemenangan dan reunifikasi bangsa kepada rakyat dan prajurit di seluruh negeri. Ratusan wartawan gugur secara heroik di medan perang dan banyak yang masih terbaring untuk selama-lamanya bersama saudara-saudara setanah air mereka yang gugur di seluruh penjuru tanah air. Sejarah tidak akan pernah melupakan jasa dan pengorbanan besar para wartawan tersebut.
Perdana Menteri menegaskan bahwa pers memainkan peran yang sangat penting dalam menerapkan metode kepemimpinan Partai, menghubungkan antara Pemerintah dan rakyat, menyebarkan, menginspirasi dan memotivasi dengan pedoman "menggunakan yang positif untuk memundurkan yang negatif"; "mengambil keindahan untuk memberantas yang buruk" guna turut membangun masyarakat yang baik.