ICC berkomitmen mengikuti secara ketat situasi kekerasan di Jalur Gaza

Chia sẻ
(VOVWORLD) - Satu hari setelah baku tembak yang berlumuran darah di Jalur Gaza antara tentara Israel dan para demonstran Palestina bersangkutan dengan pengaturan kembali kedutaan besar Amerika Serikat (AS) di Jerusalem, pada Selasa (15/5), Ketua Mahkamah Pidana Internasional (ICC) telah berkomitmen akan mengikuti secara erat situasi kekerasan di Jalur Gaza dan menggelarkan “semua tindakan yang sah” untuk menggungat para kriminalitas.
ICC berkomitmen mengikuti secara ketat situasi kekerasan di Jalur Gaza - ảnh 1Bentrokan antara tentara Israel dan para demonstran Palestina di Jalur Gaza (Foto: THX/ VNA)

Dalam pernyataan yang dikirim kepada kantor berita AFP, Ketua ICC, Fatou Bensouda memberitahukan bahwa para pejabat ICC sedang mengikuti secara hati-hati perkembangan dinlapamgan dan mencatat semua tindakan kejahatan yang bisa diadili dalam wewenang Mahkamah ini. Dia bersamaan itu menekankan bahwa situasi eskalasi kekerasan di Jalur Gaza perlu menghentikan.

Pemindahan Kedutaan Besar AS secara resmi dari Tel Aviv ke Yerusalem dan meneresmikan kantor baru pada Senin (14/5) telah meledakkan gelombang demonstrasi Rakyat Palestina di kawasan perbatasan antara Israel dan Gaza, mengakibatkan semua baku tembak berlumuran darah antara Rakyat Palestina dan tentara Israel sehingga membuat 60 orang tewas dan lebih 2.700 lain-nya luka-luka.

Menghadapi hal ini, Palestina dan banyak negara berseru supaya melakukan investigasi secara indipenden terhadap situasi kekerasan di Jalur Gaza.

Komentar