Relawan Muda untuk Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di Kota Ho Chi Minh

Vu Huong
Chia sẻ
(VOVWORLD) - Sejak pandemi COVID-19 merebak di Kota Ho Chi Minh, terutama ketika kota tersebut menerapkan Instruksi nomor 16 dari Pemerintah tentang langkah-langkah mendesak untuk mencegah dan mengendalikan pandemi COVID-19, para relawan muda telah menjadi kekuatan penting untuk kegiatan pencegahan dan pengendalian wabah. Dengan kaus warna biru relawan selalu hadir di daerah isolasi dan lockdown, di supermarket besar dan kecil, bahkan di truk pengangkut barang bantuan dari provinsi lain yang menuju ke Kota Ho Chi Minh. 

Mendorong semangat "Dimana dibutuhkan ada anak muda, di mana yang sulit dapatkan anak muda" yang selama beberapa hari terakhir ini  bersama ribuan mahasiswa kedokteran di seluruh negeri, lebih dari 100 mahasiswa dan dosen Fakultas Biologi dan Bioteknologi Sekolah Tinggi Ilmu Eksakta, Universitas Nasional kota Ho Chi Minh, turut berpartisipasi mendukung uji COVID-19 di Pusat Tes Lapangan COVID-19. Dengan ilmu yang telah mereka pelajari, barisan mahasiswa ini memberikan sumbangsih, turut mengurangi beban kerja para dokter dan perawat di garis depan pandemi. Nguyen Thi Thu Uyen, mahasiswa tahun ke-4, Fakultas Biologi, Bioteknologi, mengatakan:  

Kami mempelajari bioteknolog, jadi kami juga tahu tentang cara tes. Ketika saya melihat pengumuman tentang perekrutan sukarelawan untuk berpartisipasi dalam perang melawan pandemi, saya juga didukung keluarga, sehingga saya memutuskan untuk berpartisipasi. Saat bekerja, semua orang sangat berkonsentrasi, menjamin keselamatan, dan mencegah pandemi. Kami sangat bersemangat untuk dapat berpartisipasi meskipun dengan sedikit kekhawatiran.

Relawan Muda untuk Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di Kota Ho Chi Minh - ảnh 1Para mahasiswa berpartisipasi mendukung uji COVID-19 di Pusat Tes Lapangan COVID-19. Foto: NVCC

Ketika tim nakes, dan mahasiswa kedokteran bersaing dengan waktu untuk segera melokalisasi dan mengendalikan pandemi, di lingkar terluar, tim sukarelawan muda melakukan segala upaya untuk mendukung pencegahan dan pengendalian pandemi. Sudah lebih dari 20 hari Nguyen Thi Ha Nhi, penduduk asal Provinsi Binh Phuoc berusia 25 tahun, dan anggota Tim kendaraan 0 VND dari Grup Amal Nhat Tam dari Kota Ho Chi Minh, selalu siap membawa pasien COVID-19 (F0) dan orang yang berkontak dekat kasus F0 (F1) ke ruang perawatan dan isolasi. Lebih dari sebulan yang lalu, Ha Nhi kebetulan bergabung dengan kelompok sukarelawan untuk membantu di dapur dan memasak bagi area karantina. Ketika ia mengetahui bahwa kelompok tersebut kekurangan  pengangkut pasien, Nhi menawarkan diri untuk membantu dan menjadi satu-satunya gadis dalam kelompok lebih dari 30 pengemudi yang membawa pasien. Setiap hari pekerjaan Nhi dan semua relawan berakhir pada jam 1-2 pagi. Meskipun menghadapi kesulitan, Ha Nhi mengatakan akan terus menjadi sukarelawan hingga pandemi di kota dapat terkendali.

Pasukan medis membutuhkan lebih banyak mobil, dan saya bisa mengemudi, jadi saya membawa semua pasien ke tempat karantina. Semua orang takut terinfeksi, tetapi jika kita tidak bergandengan tangan untuk membantu pasukan garis depan, tidak tahu kapan pandemi akan berakhir.

Nguyen Lam Tieu Yen (18 tahun), setelah menyelesaikan ujian sekolah menengah atas mendaftarkan diri untuk berpartisipasi sebagai sukarelawan pengujian COVID-19 melalui grup Go Volunteer! yang dikelola Liga Pemuda Kota Ho Chi Minh. Tidak hanya Yen, banyak anak muda lainnya juga ingin bergabung untuk mendukung pasukan fungsional di pos pemeriksaan blokade, membantu membelikan bahan makanan untuk orang-orang di area blokade, dan memasak makanan.

Relawan Muda untuk Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di Kota Ho Chi Minh - ảnh 2

Ha Nhi (di tengah, topi kuning) bersama dengan para relawan yang mengangkut pasien Covid 19. Foto: NVCC

Sebelum bergabung saya juga berpikir, jika saya berpartisipasi, mungkin saya akan menghadapi risiko terkena COVID-19. Tapi saya pikir, saya harus mendahulukan membantu orang, jadi saya bergabung saja.

Selama lebih dari sebulan ini dapur di Pusat Pekerjaan Sosial Pemuda Kota Ho Chi Minh beroperasi tanpa henti. Setiap hari dapur menyiapkan sekitar 4000 porsi makanan untuk pasukan antipandemi di pos pemeriksaan, area isolasi, dan kota yang dilockdown. Vo Quoc Binh, Kepala Bagian Hubungan Sukarelawan dari Pusat Pekerjaan Sosial Pemuda Kota, mengatakan bahwa setiap hari lebih dari 30 relawan muda berusaha menyiapkan makanan untuk dikirim ke banyak orang dan banyak lokasi di seluruh kota.

Mereka semua sangat aktif berpartisipasi dalam misi bersama untuk memberikan sumbangsih bagi perjuangan seluruh kota melawan pandemi. Semua orang ingin kota ini segera mengatasi pandemi dan warga cepat kembali ke kehidupan normal.

Upaya pencegahan dan pengendalian COVID-19 Kota Ho Chi Minh masih berlangsung dengan partisipasi seluruh rakyat dan tentara, di mana anggota Liga Pemuda dan pemuda adalah salah satu kekuatan utamanya. Dengan semangat muda dan antusias mereka, relawan muda bersama dengan kekuatan lain berusaha sebaik mungkin untuk mengendalikan pandemi secepat mungkin dan membawa kehidupan warga Kota Ho Chi Minh kembali normal./.

  

Komentar