Dengan Persatuan, Kekompakan, Warga Kota Ho Chi Minh Tetap Bersemangat dan Teguh Selama Pandemi

Le Phuong
Chia sẻ
(VOVWORLD) - Kota Ho Chi Minh sedang dalam masa menerapkan prinsip jaga jarak sesuai Instruksi nomor 16 untuk mencegah dan menanggulangi pandemi COVID-19 yang semakin kompleks. Efektivitas dari 15 hari berfokus pada pemberantasan pandemi di Kota Ho Chi Minh sangat menentukan, mempengaruhi perang melawan COVID-19 di wilayah ekonomi utama di Vietnam Selatan dan seluruh negara. Inilah saatnya bagi masyarakat di seluruh negeri pada umumnya, dan masyarakat di Kota Ho Chi Minh khususnya, untuk bersatu dan memberikan lebih banyak sumber daya untuk membantu kota yang diambil dari nama Paman Ho ini dengan tegas mengatasi pandemi. 

  Semakin kompleks pandemi COVID-19, semakin sulit bagi masyarakat untuk hidup, terutama untuk keluarga kurang mampu, pedagang kaki lima, pekerja lepas, dll. Memahami hal itu, paket bantuan senilai 886 miliar VND cepat didistribusikan oleh Kota Ho Chi Minh kepada orang-orang yang terkena dampak pandemi COVID-19 di daerah tersebut. Phan Kieu Thanh Huong, Wakil Ketua Pengurus Front Tanah Air Kota Ho Chi Minh, mengatakan

Masyarakat di daerah yang diblokade sudah memiliki paket untuk membeli kebutuhan pokok selama pelaksanaan Instruksi nomor 16. Memberikan bantuan bagi mereka yang dalam kesulitan, orang yang tidak memiliki kontrak kerja atau pekerja lepas. Front Tanah Air Kota bekerja sama dengan organisasi anggota untuk mengoperasikan Supermarket 0 VND, makanan kasih sayang, ATM beras, atau memberikan uang tunai kepada orang-orang yang kurang beruntung dalam kesulitan. 

Dengan Persatuan, Kekompakan, Warga Kota Ho Chi Minh Tetap Bersemangat dan Teguh Selama Pandemi - ảnh 1Pola kulkas masyarakat di kota Ho Chi Minh disponsori oleh banyak daerah dengan bahan makanan, sayur-sayuran untuk para pekerja yang terpengaruh dampak pandemi. Foto: VOV

Dukungan tersebut sebagian telah membantu orang menghilangkan kekhawatiran mereka dalam hidup. Nguyen Thi Phuong, pekerja lepas, penduduk sementara di Distrik Binh Thanh, berbagi:

Para petugas di kecamatan datang ke rumah saya untuk memberikan uang bantuan, saya sangat terharu, sangat senang. Saya juga sangat khawatir dengan penerapan jarak sosial selama 15 hari, takut tidak punya uang untuk membeli nasi dan kecap ikan. Sekarang dengan uang ini, keluarga akan merasa lebih aman dalam beberapa hari ke depan.

15 hari pelaksanaan Instruksi nomor 16 adalah waktu yang menentukan bagi Kota Ho Chi Minh untuk mengendalikan pandemi. Dengan kebulatan suara orang-orang dari semua lapisan masyarakat, dengan sejajar dan dukungan dari kementerian, badan-badan pusat dan daerah, mudah-mudahan Kota Ho Chi Minh akan selalu kokoh dan segera mengalahkan pandemi.

"Menyediakan semua yang terbaik bagi Kota Ho Chi Minh untuk memerangi pandemi" adalah apa yang dilakukan Partai Komunis, Negara, dan rakyat di seluruh negeri dalam beberapa hari ini, dengan membentuk sinergi untuk membantu kota Ho Chi Minh dengan teguh dan gagah berani melawan pandemi Covid 19. Dari awal Juni, ketika pandemi mulai merebak di Kota Ho Chi Minh, banyak provinsi dan kota di seluruh negeri telah mengirim bantuan senilai puluhan miliaran VND dan ratusan ton hasil tani, dan makanan. Le Trung Chinh, Ketua Komite Rakyat Kota Da Nang, mengatakan:

Meskipun Kota Da Nang kami juga menderita pandemi dan sangat terpengaruh, tetapi sekarang di Kota Ho Chi Minh situasi pandemi jauh lebih buruk. Kami orang Da Nang ingin membantu Kota Ho Chi Minh dalam pencegahan pandemi.

       

Dengan Persatuan, Kekompakan, Warga Kota Ho Chi Minh Tetap Bersemangat dan Teguh Selama Pandemi - ảnh 2Kebutuhan pokok untuk masyarakat tetap dipenuhi lengkap di supermarketdi kota Ho Chi Minh. Foto: VOV
 

Di luar wilayah, ada bantuan diam-diam dari perseorangan, badan usaha, asosiasi di berbagai provinsi dan kota yang dikirim ke Kota Ho Chi Minh melalui kelompok kerja sosial dan kelompok sukarelawan lainnya. Nguyen Tuan Khoi, koordinator proyek Food Bank Vietnam, yang mengorganisir pola "Dapur Garis Depan" dan "Kulkas Komunitas", mengatakan bahwa setiap hari ada banyak truk makanan dari luar provinsi untuk mendukung proyek tersebut.

Saya melihat ada banyak dukungan untuk kota ini. "Dapur Garis Depan" dari Food Bank juga menerima banyak dukungan. Saat menerapkan pola "kulkas komunitas", hanya dalam 2 hari, kami menerima lebih dari 100 ton makanan dan memasak 10.000 porsi makanan sehari.

Selama 15 hari menerapkan prinsip jarak sosial, warga kota, meski menghadapi banyak kesulitan dan ketidaknyamanan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi di atas segalanya, semua orang setuju dengan langkah-langkah yang diterapkan oleh pemerintah untuk mencegah, mengusir penyakit dengan cepat. Nguyen Thi Tra, Distrik Binh Thanh, berkata:

Saya sangat mendukung penerapan Instruksi nomor 16 oleh pemerintahan kota karena hanya dengan bekerja keras kita dapat mengusir pandemi dan kembali hidup seperti semula. Karena saya juga menjalani penerapan jarak sosial tahun lalu, saya juga tidak banyak menyimpan makanan. Saya telah bekerja normal secara online belakangan ini dan akan memanfaatkan waktu karantina ini untuk mengurus keluarga saya dengan lebih baik.

Komentar